Zegacode
EN

Blog

Flutter vs Native: Pilih yang Mana untuk Aplikasi Bisnis?

Untuk aplikasi bisnis Indonesia — booking, field report, membership — Flutter hampir selalu cukup di tahun pertama. Native jadi wajib saat kamu sudah tahu bottleneck OS, bukan saat pitch deck menyebut “native” supaya terdengar mahal.

Flutter

Satu codebase, Android dan iOS, waktu ke store lebih pendek. Cocok MVP 8–12 layar. Itulah alasan paket mulai Rp49 juta kami memakai Flutter.

Native (Kotlin + Swift)

Dua tim, dua kali bug, dua kali store. Masuk akal untuk kamera berat, BLE, atau performa frame yang sudah diukur. Itu quote terpisah, bukan upgrade gratis dari Flutter.

Yang harus tetap milikmu

Akun Play Console dan Apple Developer, source, dan listing. Vendor yang menahan akun store adalah pola yang sama dengan domain compro yang tidak atas nama klien.

Paket aplikasi mobile

Kontak

Punya brief, PDF lama, atau cuma “butuh website”?

Chat WhatsAppLihat harga